Kebangsaan : Pengembara Udara (Kuil Udara
Selatan)
Jenis
kelamin : Laki-laki
Warna rambut : okelat, namun kepalanya sering
terlihat botak
Warna mata : abu-abu
Umur : secara biologis 12
tahun, secara kronologis 112 tahun
Posisi : Tokoh utama
Kemunculan pertama : Episode "The Boy in the Iceberg"
Pengisi suara : Mitchel Musso (dalam episode
pilot saja)
Zach Tyler Eisen
Aang
merupakan salah satu tokoh utama dalam serial animasi televisi Nickelodeon
berjudul Avatar: The Legend of Aang. Aang adalah tokoh utama yang selalu
muncul dalam setiap episode, kecuali satu, yaitu episode "Zuko
Alone." Aang juga muncul dalam media lain, seperti misalnya kartu
permainan, permainan video, T-shirt, dan komik web. Aang digambarkan memiliki
sifat seperti yang ada dalam tradisi agama Budha dan Tao, misalnya ia tidak
makan daging. Keinginan penciptanya bahwa Aang tampil ingin tampil sebagai
tokoh yang mengalahkan musuh dengan kebijaksanaan dan menjadi pahlawan cerdik.
Aang
merupakan seorang rahib kecil berusia 112 tahun yang berasal dari kaum Pengembara
Udara, yaitu ras manusia yang memiliki kemampuan mengendalikan udara. Aang
berkepala botak sebagai ciri-ciri seorang rahib dari kaum Pengembara Udara. Di
kepalanya ada tattoo biru berbentuk panah, yang melambangkan bahwa ia ahli mengendalikan
udara. Orangtuanya tidak diketahui. Hanya diketahui bahwa ia berasal dari Kuil
Udara Selatan dan diasuh oleh seorang rahib bernama Gyatso. Ia bergelar "Avatar,"
yaitu manusia penjelmaan spirit planet (kediaman Aang), yang mampu mengendalikan
empat unsur dan membawa kedamaian di muka bumi.
Digambarkan
dalam cerita ini bahwa Aang berusia 12 tahun, karena sempat tertidur dalam
bongkahan es selama 100 tahun, ia muncul sebagai sosok anak kecil yang berusia
112 tahun, tanpa ciri-ciri fisik yang menunjukkan bahwa ia berusia lebih dari
100 tahun. Aang memiliki teman bernama Katara, Sokka, Toph (yang muncul di
serial Avatar musim kedua), dan dua hewan peliharaan bernama Momo dan Appa.
Bersama dengan teman-temannya, Aang berpetualang agar mampu menguasai empat
elemen untuk mengalahkan Raja Api dan membawa kembali kedamaian di muka bumi.
Ikhtisar alur cerita
Dalam serial Avatar:
The Legend of Aang, setiap musim penayangan disebut dengan istilah
"Buku" dan setiap episode disebut "Bab." Setiap Buku
dinamai menurut nama unsur, dan pengendalian unsur tersebut mendominasi alur
cerita. Sementara itu, untuk lokasi yang menjadi latar belakang cerita tersebut
adalah dalam sebuah dunia fiksi, di mana ada ras manusia yang mampu
mengendalikan unsur-unsur tertentu, dan hewan-hewan fantastis hidup dalam
komunitas mereka. Latar belakang suatu tokoh dapat disaksikan dalam tayangan
kilas balik yang kadangkala muncul dalam cerita.
Latar belakang
Ketika Aang
masih kecil (dikisah dalam kilas balik pada episode "The Storm"), ia
tidak tahu bahwa ia sebenarnya seorang "Avatar" (inkarnasi spirit
planet) ketika ia memilih empat mainan tertentu di antara ribuan mainan
lainnya. Keempat mainan tersebut yaitu seruling kura-kura dari tanah liat
(melambangkan air), baling-baling yang digerakkan dengan benang (melambangkan udara),
babi-monyet dari kayu (melambangkan tanah), dan genderang tangan dari kayu
(melambangkan api). Keempat mainan tersebut merupakan mainan yang sama dengan
yang dipilih Avatar dari generasi sebelumnya ketika masih anak-anak. Prosedur
inilah para rahib untuk memilih siapa yang akan menjadi avatar selanjutnya. Ini
juga yang sering dilakukan oleh anak-anak Budha di Tibet untuk menguji apakah
ia merupakan reinkarnasi Tulku Lama.
Menurut buku Magic
and Mystery in Tibet karya Alexandra David-Néel, beberapa benda seperti
misalnya jimat, peralatan upacara, buku, cangkir teh, dan lain-lain ditaruh
bersama-sama, dan sang anak akan mengambil benda-benda, yang mana merupakan
kepunyaan Tulku terdahulu, dan hal tersebut menunjukkan bahwa ia mengenali
ingatannya pada kehidupannya yang terdahulu.

Cuplikan
saat Aang dan Gyatso mempelajari ilmu pengendalian udara.
Seorang
Avatar harus mempelajari keempat elmen dan membawa kedamaian di dunia. Dan,
seorang Avatar akan diberi tahu oleh rahib bahwa dirinya Avatar ketika berusia
16 tahun, tapi lain halnya pada Aang yang pada waktu itu masih berumur 12
tahun, rahib sudah memberi tahu tentang setatus dirinya bahwa ia adalah seorang
Avatar.
Hal
ini dilakukan karena adanyta kehawatiran dari para rahib bahwa perang sudah di
ambang pintu sehingga kehadiran Avatar dibutuhkan secepat mungkin untuk
mengembalikan keseimbangan dunia. Hidup Aang pun berubah setelah ia mengetahui
bahwa dirinya adalah seorang Avatar yang harus mempelajari empat elemen dan membawa
kedamaian di dunia.
Rahib
Gyatso, yang mengasuh dan mendidik Aang, menginginkan agar Aang tumbuh seperti
anak biasa, namun rahib lainnya tidak setuju. Mereka ingin mengirim Aang ke Kuil
Udara Timur untuk mendalami ilmu sebagai seorang Avatar. Aang yang tidak siap
menerima kenyataan, kabur dari rumahnya menuju kutub selatan. Ia mengendarai
bison terbangnya yang bernama Appa. Di tengah perjalanan, mereka diserang
badai. Aang kemudian berada dalam "keadaan Avatar." Dengan
kemampuannya mengendalikan udara, Aang membungkus dirinya bersama Appa dengan
sebuah gelembung udara yang kemudian membeku menjadi bongkahan es selama
seratus tahun.
Aang yang membeku di
dalam es. Cuplikan dari episode "the Boy in the Iceberg."
Buku 1: Air
Buku 2: Tanah
Buku 3: Api
Karakteristik
Aang
adalah seorang vegetarian, seperti yang ditayangkan dalam episode "The
King of Omashu," ketika ia menolak makan daging. Seperti yang ditayangkan
dalam episode 20, kaum Pengembara Udara mengajarinya bahwa seluruh kehidupan
bersifat sakral. Aang tampil sebagai orang yang enggan bertarung dalam episode
"The Spirit World (Winter Solstice, Bagian 1)"; Aang putus asa saat
bernegosiasi dengan arwah yang memilih untuk menghancurkan desa daripada
bertarung.
Dalam
serial Avatar, Aang memiliki teman dari segala bangsa, sehingga ia
membenci peperangan. Selain berteman dengan manusia, ia juga senang
bermain-main dengan fauna eksotis di setiap tempat yang dikunjunginya. Entah
itu penguin, monyet-babi, ikan koi raksasa maupun belut raksasa.
Aang
mengungkapkan dalam episode "The Storm" bahwa ia berharap ada di Kuil
Udara Selatan untuk menolong kaumnya saat mereka diserbu, namun tampaknya ia
lebih baik hidup sebagai anak-anak yang perlu perlindungan. Beberapa kali dalam
tayangan, Aang menunjukkan betapa ia menyayangi teman dekatnya dan menunjukkan
kualitasnya yang kekanak-kanakan, bahkan bila perlu berbohong agar kelompoknya
tetap berjalan bersama-sama.
Dalam
episode "Bato of the Water Tribe", Aang berpikir bahwa Katara dan
Sokka mungkin akan meninggalkannya untuk mengunjungi ayah mereka. Maka Aang
menyembunyikan peta yang menunjukkan tempat ayah mereka berada dan berbohong
telah mendapatkannya di tempat terdahulu.
Aang sebagai Avatar
Aang merupakan
seorang "Avatar", yaitu spirit dari planet kediamannya yang menjelma
sebagai seorang manusia. Dalam suatu keadaan, Aang mampu berhubungan dengan
kehidupannya yang terdahulu, dan mampu mengendalikan semua unsur dengan
kekuatan yang menakjubkan, sebagaimana kehidupannya dulu, dan keadaan tersebut
ditandai dengan bersinarnya tattoo, serta mata dan mulut Aang.
Keadaan fisik
itu disebut "Keadaan Avatar." Keadaan tersebut bisa dicapai saat Aang
merasa sangat marah bercampur sedih, dan bisa juga muncul bila nyawanya
terancam. Kadangkala, ia mencapainya dengan jalan bermeditasi. Dalam keadaan
tersebut, Aang juga mampu memasuki dunia roh, dan berkomunikasi dengan wujudnya
yang terdahulu.

Tato dan mata Aang bersinar ketika memasuki "Keadaan
Avatar." Dalam keadaan tersebut, Aang bisa mengendalikan empat unsur
dengan mahir, seperti yang sudah ia pelajari di kehidupan sebelumnya.
Sebagai
seorang Avatar, pada inkarnasi sebelumnya Aang telah menguasai ilmu pengendalian
keempat unsur, yaitu pengendalian air, api, tanah dan udara. Dalam serial Avatar,
Aang terlahir sebagai pengendali udara, dan memiliki kecerdasan yang luar biasa
untuk mengembangkan bakatnya dan menciptakan teknik pengendalian baru, seperti
misalnya "Skuter Udara," yaitu bola udara yang berputar dan mampu
dikendarai oleh Aang. Dalam beberapa episode, ia menunjukkan kemampuan terbang
dengan memanfaatkan pengendalian udara. Metode terbang tersebut memanfaatkan
tongkat terbangnya, dan Appa.

Aang
terbang dengan menggunakan tongkat terbangnya.
Aang
memiliki bakat yang luar biasa dalam ilmu pengendalian unsur. Ia dapat belajar
dan menerapkan ilmunya lebih cepat daripada senior-seniornya, seperti misalnya Katara.
Selain ahli dalam hal pengendalian udara, Aang ahli mengendalikan air setelah
belajar di bawah bimbingan Katara dan Master Pakku. Aang lebih cepat menguasai
ilmu pengendalian air dibandingkan dengan Katara sehingga membuat Katara
cemburu untuk waktu yang tak lama. Dalam serial Avatar, Aang tampak
mahir mengendalikan air dan telah menguasai jurus-jurus hebat.

Aang
mengendalikan air dengan memakai teknik "Silet Air."
Untuk
menguasai ilmu pengendalian tanah, Aang dilatih oleh Toph. Dalam episode "Bitter
Work," Toph menerapkan metode yang keras untuk melatih Aang, tidak
seperti Katara yang melatih Aang dengan lembut. Kemampuannya mengendalikan
tanah berkembang dengan sangat pesat, dan dapat disaksikan dari episode "The
Drill" sampai "Crossroads of Destiny." Dalam
episode-episode tersebut, Aang menunjukkan kemahirannya membelah batu, menggali
terowongan, membangun kebun binatang, membuat sarung tangan dari tanah, hingga
membuat baju zirah dari kristal. Semuanya dilakukan dengan pengendalian tanah.
Dalam
serial Avatar musim pertama, Aang memiliki sedikit kemampuan dalam mengendalikan
api. Dalam episode "The Deserter," ketika ia sedang belajar ilmu
pengendalian api dari seorang ahli bernama Jeong Jeong, tanpa sengaja ia
membakar tangan Katara. Semenjak itu ia bersumpah untuk tidak akan
mengendalikan api lagi, walaupun Guru Pathik pernah berkata bahwa ia harus
melakukannya sebagai seorang Avatar. Dalam serial Avatar musim ketiga,
Aang belajar mengendalikan api dari naga yang tinggal di Kuil Prajurit
Matahari. Ia belajar bersama Zuko, yang telah menjadi temannya.
Menjelang
episode terakhir dijelaskan bahwa meskipun ada empat unsur utama yang bisa
dimanipulasi oleh seorang pengendali, ada unsur kelima yang hanya bisa
dikendalikan oleh seorang Avatar, yaitu mengendalikan energi yang ada dalam
tubuh seseorang, yang mengakibatkan seorang Avatar mampu menghapus kekuatan
seseorang untuk melakukan pengendalian unsur. Kemampuan ini digunakan oleh Aang
untuk melenyapkan kemampuan Raja Api Ozai, sehingga perang berakhir dan dunia
kembali seimbang.
Hubungan persahabatan
Dalam serial ini
Aang memiliki beberapa teman. Sedangkan teman yang paling dekat dengannya,
yaitu teman seperjalanannya, dikenal sebagai "Tim Avatar." Mereka
terdiri dari Katara, Sokka, Toph, Zuko, dan dua hewan peliharaan, yaitu Momo
dan Appa. Sementara itu, Toph bergabung pada serial Avatar musim ke-2,
sedangkan Zuko merupakan tokoh antagonis, berubah menjadi tokoh protagonis
dalam serial Avatar musim ke-3.
Penampilan di media lain
Karakter
Aang muncul dalam permainan Avatar: The Last Airbender Trading Card Game
dan tergambar dalam banyak kartu. Ia juga muncul dalam permainan video Avatar:
The Last Airbender sebagai salah satu dari empat karakter yang bisa
dimainkan. Kemudian dalam permainan Avatar: The Last Airbender - The Burning
Earth. T-shirt Avatar, dengan beberapa gambar Aang, dijual lewat situs Nickelodeon
Shop. Tokyopop menerbitkan film komik (kadangkala disebut
cine-manga), di mana Aang menjadi tokoh utama dalam tayangan tersebut, muncul
berulang-ulang.
Aang
juga muncul dalam Escape from the Spirit World, permainan video online
yang hanya bisa ditemukan di situs resmi Nickelodeon. Permainan itu mengandung
perubahan alur cerita yang tidak ditampilkan dalam penayangan di televisi.
Sutradara tayangan tersebut, yaitu Michael DiMartino dan Bryan Konietzko,
mengklaim bahwa tayangan itu merupakan bagian dari cerita. Hal ini berarti
meskipun tayangan itu muncul di media yang berbeda, namun tetap dianggap
sebagai bagian dari jalan cerita.

Aang
(berbaju kuning-merah) dalam permainan video Avatar: The Last Airbender.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar