
Kebangsaan : Negara Api
Jenis
kelamin : Perempuan
Warna rambut : Cokelat tua
Umur : 14
Posisi : Antagonis
Kemunculan pertama : "The Storm" (sebagai
tayangan kilas balik), "The Siege of the North" (penampilan
aktual)
Pengisi suara : Grey DeLisle
Azula
merupakan tokoh antagonis yang utama dalam cerita Avatar. Ia adalah seorang
Puteri dari Negara Api, anak kedua pasangan Pengeran Ozai dan Puteri Ursa.
Sebagai keturunan Raja Api, Azula dan saudaranya merupakan seorang ahli pengendalian
api. Keahlian khususnya adalah mengeluarkan api berwarna biru. Orang yang
memiliki kemampuan tersebut sangat jarang ditampilkan, sehingga Azula merupakan
tokoh yang istimewa dalam serial tersebut.
Ia
muncul pertama kali dalam episode "The Storm", yaitu sebagai
tayangan kilas balik. Selanjutnya muncul kembali secara aktual dalam episode
"The Siege of the North", menjelang akhir musim penayangan
pertama. Perjalanan hidupnya mulai diceritakan dalam serial Avatar musim kedua.
Dalam serial tersebut, ia berperan sebagai tokoh yang diutus oleh Raja Api Ozai
untuk menangkap Zuko dan Iroh – kakak dan pamannya – yang telah berkhianat
kepada Negara Api.
Ikhtisar alur cerita
Sejak
kecil, Azula sudah mahir mengendalikan api dan lebih pintah dari kakanya, Zuko.
Hal ini diceritakan dalam episode "Zuko Alone". Ia sering
menggoda kakak tunggalnya itu, dan juga tampak tersenyum senang saat melihat
kakaknya dihajar oleh ayahnya sendiri dalam Agni Kai.
Pada
akhir serial Avatar musim pertama, Azula diutus oleh ayahnya untuk
membawa Zuko dan Iroh pulang karena telah gagal menangkap Avatar. Karena kakak
dan pamannya melawan dan meloloskan diri saat diajak pulang, maka Azula
mengumumkan bahwa kakak dan pamannya merupakan pembelot Negara Api dan akan
dijatuhkan hukuman bagi siapa pun yang berusaha melindungi mereka.
Aang
bertemu Azula untuk pertama kali di Omashu, dalam episode "Return to
Omashu." Diceritakan bahwa Azula berhasil menaklukkan kota Omashu dan
mengganti nama kota tersebut menjadi New Ozai, didedikasikan untuk ayahnya,
yaitu Raja Api Ozai. Di Omashu, Azula didampingi oleh kedua teman masa
kecilnya, yaitu Mai dan Ty Lee.
Avatar
dan Azula mengadakan suatu transaksi, karena sebuah kesalahpahaman sehingga tidak
berjalan dengan lancar dan akhirnya mereka berkelahi. Setelah mereka bertarung
dengan sengit, Avatar dan kawan-kawannya berhasil selamat lalu pergi dari kota
New Ozai, menuju kota Gaoling.
Setelah
menaklukkan Omashu, selanjutnya Azula dan teman-temannya mencoba untuk menaklukkan
kota Ba Sing Se, yaitu ibu kota Kerajaan Bumi yang dilindungi oleh dinding
besar yang sulit ditembus. Azula menggunakan bor raksasa untuk menembus dinding
tersebut. Karena senjata tersebut disabotase oleh Avatar dan kawan-kawannya,
maka usaha Azula untuk menembus dinding Ba Sing Se gagal.
Setelah
kegagalan tersebut, Azula dan teman-temannya menyamar sebagai Prajurit Kyoshi
karena Avatar percaya bahwa Prajurit Kyoshi merupakan sekutu yang baik. Usaha
penyamaran Azula berhasil sehingga ia bisa menghadap Raja Bumi dan menjalankan
kudeta bersama menteri kebudayaan Ba Sing Se yang telah berkhianat. Menjelang
akhir serial Avatar musim kedua, para Dai Li mengkhianati rajanya dan
bersekutu dengan Azula. Azula juga meracuni pikiran Zuko agar kembali memihak
Negara Api dan mengkhianati nasihat pamannya.
Sang
Avatar berusaha untuk mengatasi situasi yang kacau di Ba Sing Se dengan cara berusaha
mencapai "Keadaan Avatar". Tetapi Azula menembakkan petir ke arah
dada Sang Avatar ampai pingsan. Dan, akhirnya Kerajaan Bumi jatuh ke tangan
Negara Api.
Setelah
menduga bahwa Avatar telah meninggal. Azula dan Zuko kembali lagi ke Negara Api
untuk menghadap ayahnya. Azula melaporkan pada ayahnya bahwa Zuko-lah yang
telah berhasil membunuh Sang Avatar. Maka dari itu, Raja Api Ozai memberi
penghargaan istimewa untuk Zuko atas usahanya di Ba Sing Se.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar