
Kebangsaan : Pengembara Udara
Jenis kelamin : Jantan
Warna rambut : Putih (dengan corak tanda panah
berwarna cokelat)
Warna mata : Cokelat
Umur : 104
Posisi : Peran pendamping
Kemunculan pertama : The Boy in the Iceberg
Pengisi suara : Dee Bradley Baker
Appa adalah
salah satu tokoh fiktif dalam serial animasi televisi Nickelodeon yang berjudul
Avatar: The Legend of Aang. Dalam serial tersebut, Appa adalah
satu-satunya bison terbang yang diketahui masih hidup.
Pada segmen
tambahan dalam DVD, pembuat acara tersebut, yaitu Michael Dante DiMartino dan Bryan
Konietzko, mendeskripsikan penampilan Appa sebagai perpaduan antara hewan banteng/bison
dan manatee. Dalam banyak episode terlihat bahwa Appa gemar memakan jerami.
Ikhtisar alur cerita
Masa muda
Ketika
Appa masih kecil adalah merupakan seekor bison terbang. Masa-masa tersebut juga
merupakan masa pertemuannya dengan tokoh Aang untuk yang pertama kali. Memang
dari sejak kecil ia sudah mampu terbang. Ibu Appa menyuruh anak-anaknya untuk
turun menjumpai para pendeta muda, yang kelak akan menjadi teman mereka
sepanjang hidup. Hal ini terlihat dalam episode "Appa's Lost Days".
Akan
tetapi, dalam episode ini tidak dijelaskan mengenai hubungan yang jelas antara
kaum Pengembara Udara dan bison terbang. Hanya diketahui bahwa bison terbang
sangat erat kaitannya dengan kaum pengendali udara dan jurus pengendalian
udara.
Saat
Appa turun, Aang maju dan menawarkan sebuah apel untuk Appa. Karena Aang sadar
bahwa hewan tersebut menyukai apel yang ditawarkannya, ia memberi nama
"Appa", yang berasal dari kata "apel". Seketika itu juga,
keduanya berteman dan selalu bersama-sama dalam menjalani kehidupan. Kenyataan
bahwa hubungan mereka sangat dekat telah diungkap dalam episode "Appa's
Lost Days".

Appa
dan Aang saat bertemu untuk yang pertama kalinya.
Ketika
Aang tahu bahwa ia akan dipisahkan dengan pendeta yang amat disayanginya, ia
memutuskan untuk pergi ke kutub selatan bersama dengan Appa. Dalam perjalanan,
Aang dan Appa terjebak dalam sebuah badai. Saat ada ombak besar menggulung
mereka, Aang menciptakan gelembung udara besar yang membungkus Appa dan
dirinya, lalu mereka tertidur dalam gelembung tersebut selama 100 tahun.
Petualangan
Gelembung
yang membungkus Aang dan Appa ke dalam bongkahan es, terapung sampai di kutub
selatan, dan ditemukan oleh Katara dan Sokka, dua remaja dari Suku Air Selatan.
Semenjak peristiwa tersebut, Appa dan Aang menjalin persahabatan dengan Katara
dan Sokka. Appa menjadi anggota kelompok yang utama karena ia digunakan sebagai
sarana transportasi yang penting dalam perjalanan Aang dan kawan-kawan.
Dengan
menunggangi Appa, mereka terbang dari satu tempat ke tempat lain untuk memenuhi
kewajiban Aang, yaitu mencari guru agar bisa mempelajari ilmu pengendalian
empat unsur yang berbeda. Dalam perjalanannya pula, Appa mendapat kawan baru,
seperti misalnya Momo dan Toph. Sokka menyebut kelompok tersebut sebagai
"Tim Avatar."
Selain
sebagai sarana transportasi, Appa juga digunakan sebagai pelindung atau banteng
pertahanan, karena ukuran tubuhnya yang besar mampu menghalau makhluk yang
berniat jahat. Misalnya saja saat ia menghalau "beruang-platipus"
dalam episode "The Fortuneteller," atau saat bertarung dengan Shirshu
dalam episode "Bato of the Water Tribe."

Appa
menghalau beruang-platipus dalam episode "The Fortuneteller."
Dalam
episode "The Library" diceritakan, saat Aang dan kawan-kawan
menjelajahi Kerajaan Bumi, mereka mengunjungi perpustakaan rahasia milik Wan
Shi Tong yang terletak di tengah gurun Si Wong. Sementara Aang dan kawan-kawan
memasuki perpustakaan, Appa dan Toph berjaga-jaga di luar.
Beberapa
saat kemudian, perpustakaan ditenggelamkan ke dalam pasir oleh Wan Shi Tong
karena marah dengan rencana Sokka untuk menghancurkan Negara Api. Dalam situasi
yang kalut, para pengendali pasir menjerat Appa lalu menculiknya. Toph tidak
mampu menolong karena ia sibuk menahan perpustakaan yang perlahan-lahan
tenggelam ke dalam pasir.
Masa menghilang
Appa
menghilang karena diculik oleh para pengendali pasir dan dijual ke Negara Api.
Ini diceritakan dalam episode "Appa's Lost Days". Dan, seorang
penjinak hewan buas dari sebuah sirkus bersedia membelinya, dengan maksud untuk
menjadikannya hewan penghibur. Karena tak tahan dengan siksaan yang
diterimanya, Appa meloloskan diri. Kemudian, Appa menjelajahi Kerajaan Bumi
sampai tiba di Pulau Kyoshi.
Di
sana, ia ditemukan pertama kali oleh Suki, pemimpin para Prajurit Kyoshi. Suki
memberinya makan lalu menyuruh para Prajurit Kyoshi untuk membersihkan tubuh
Appa yang kotor. Suki memaksa Appa agar kembali kepada Aang setelah Azula
datang menyerang Pulau Kyoshi. Appa hendak membantu, namun Suki bersikeras agar
Appa segera pergi menemui Aang.

Appa
diculik oleh pengendali pasir dalam episode "The Library."
Setelah
meninggalkan Pulau Kyoshi, Appa pergi menuju Kuil Udara Timur. Di sana ia
beristirahat sambil mengenang masa lalunya. Ia mendapati seseorang yang tua
renta seperti pertapa, yang bernama Guru Pathik, sedang bermeditasi di sana.
Dengan
membaca energi yang dihasilkan oleh ikatan persahabatan antara Aang dan Appa,
Guru Pathik mampu mengetahui lokasi Aang berada. Kemudian ia menulis sepucuk
surat dan diikat di tanduk Appa. Setelah itu, ia meminta agar Appa segera pergi
ke Ba Sing Se, di mana Aang sedang menantinya. Dengan patuh, Appa pergi ke Ba
Sing Se, lalu di sana ia diculik oleh Long Feng.
Appa kembali
Appa dikurung oleh
Zuko di tempat rahasia yang terletak di Danau Laogai. Dengan bertujuan untuk
memanfaatkannya sebagai umpan untuk menangkap Avatar. Hal itu dilakukan ketika Aang
dan kawan-kawan menyusup ke tempat rahasia tersebut. Akan tetapi, setelah Iroh
menasihatinya, Zuko mengubah pikirannya lalu ia membebaskan Appa. Kemudian Appa
kembali saat Aang dan kawan-kawan sedang menghadapi para Dai Li di Danau
Laogai. Aang amat senang melihat Appa kembali.
Kemudian, Aang
dan kawan-kawan menerobos istana Kerajaan Bumi untuk menemui Raja Kuei dengan menunggangi
Appa. Aang dan kawan-kawan untuk meyakinkan sang raja tentang adanya
peperangan, ia mengajak sang raja dengan mengendarai Appa supaya bisa mengamati
tembok Ba Sing Se yang telah dijebol oleh Negara Api. Sang Raja sadar bahwa
kerajaannya sedang terancam, maka ia memerintahkan lima jenderal untuk menyusun
strategi, namun hal tersebut tidak terlaksana karena ada kudeta. Akhirnya,
Kerajaan Bumi jatuh ke tangan Negara Api dan raja bumi beserta tim avatar
menyelamatkan diri dengan mengendarai Appa.

Appa saat turut serta
dalam masa penyerbuan ke Negara Api.
Perjalanan di Negara Api
Ketika Aang dan
kawan-kawannya memasuki wilayah Negara Api, Appa masih setia menemani. Namun,
supaya ia tidak menimbulkan rasa curiga saat terbang, Aang menutupi tubuh Appa
dengan awan sebagai penyamaran. Karena penyerangannya gagal dan selama masa
gerhana matahari, Appa mengantar Aang dan kawan-kawannya ke luar wilayah Negara
Api menuju Kuil Udara Barat sehingga mereka dapat hidup sebagai pelarian.
Di sana, ia
merupakan salah satu orang yang menerima Zuko sebagai guru pengendalian api
bagi Aang, sebagaimana ia masih berterima kasih pada Zuko karena membebaskannya
di Ba Sing Se. Ia juga menerbangkan Aang dan Zuko menuju Kuil Prajurit Matahari
dengan tujuan mepelajari ilmu pengendalian api sejati. dan setelah itu
menerbangkan Katara dan Zuko untuk mencari pengendali api yang membunuh ibunya
Katara dan Sokka
Watak dan kepribadian
Sedikit
sekali yang bisa diketahui untuk dijelaskan mengenai kepribadian Appa,
sehubungan dengan ketidakmampuannya untuk berbicara. Namun, ia tampak mampu
memahami pikiran manusia, dan hal itu bisa diamati dalam beberapa episode.
Dapat diasumsikan bahwa Appa memiliki watak yang tidak lekas menaruh prasangka
buruk terhadap orang lain. Seperti ketika ia menerima apel yang ditawarkan oleh
Aang dan tidak mengulur waktu untuk menerimanya. Dan juga, dengan cepat
menyukai Sokka saat tayangan di episode pertama. Menurut Guru Pathik bahwa Appa
merupakan hewan yang ramah, tenang dan damai. Hal ini diceritakan dalam episode
"Appa's Lost days".
Tetapi
setelah mengalami kejadian buruk – dalam episode "Appa's Lost Days".
perangai ini tercemar semenjak pengalamannya bersama pawang hewan di sirkus. Saat
berada di sirkus, Appa dikurung, dididik dengan keras dan dipaksa untuk
melakukan sesuatu yang tidak berani ia lakukan. Hal ini telah memberikan luka
batin yang mengubah tabiat Appa, sehingga membuatnya menjadi hewan yang
dipenuhi rasa ketakutan dan kesepian.
Appa
tampak saat ia menjadi garang karena bertemu dengan Suki, padahal Suki adalah
teman Aang yang ramah, dan telah membantu Tim Avatar melewati Jalur Naga yang
berbahaya. Namun setelah Suki menjelaskan jati dirinya yang sebenarnya, Appa
kembali menjadi tenang.
Dalam
episode "The Cave of Two Lovers", Appa takut berjalan di bawah
tanah dan takut terhadap api. Ketakutannya terhadap api bisa jadi disebabkan
oleh pengalamannya saat menjadi hewan sirkus, atau bisa pula karena sifat asli
spesiesnya. Sebagai seekor bison, secara alami ia mampu menjadi garang dan
buas. Hal ini dapat dilihat dalam episode "Bato of the Water Tribe"
dan "Appa's Lost Days".
Kemampuan
Appa memiliki
kemampuan untuk terbang, oleh karena itu ia disebut Bison Terbang. Ekornya merupakan
alat terbang yang utama, namun mulutnya juga mampu melakukan hal yang serupa. Appa
juga memiliki ukuran dan berat tubuhnya yang besar sehingga dibutuhkan energi
yang besar untuk mengangkat tubuhnya ke atas. Tetapi Appa tidak mampu terbang
untuk jangka waktu yang lama dan sewaktu-waktu ia berhenti untuk beristirahat.
Pada awal
episode dalam serial ini, diceritakan bahwa Appa juga mempunyai kemampuan
perenang yang cukup handal, meskipun ia lebih sering terlihat terbang atau
berjalan daripada berenang.
Dengan
kemampuannya dalam mengendalikan udara, Appa mampu bertarung dengan cara
menciptakan angin besar hanya dengan menggoyangkan ekornya dan membuat lawannya
terlempar hingga terkapar. Hal ini ia lakukan ketika dalam keadaan terdesak.

Adegan saat Appa
terbang.
Hubungan persahabatan
Aang
Aang merupakan
sahabat Appa dan mereka telah lama menjalani petualangan bersama-sama semenjak
kecil. Mereka berdua juga telah mengalami pengalaman yang paling menegangkan,
termasuk tidur lama dalam bongkahan es selama 100 tahun. Ikatan persahabatan di
antara mereka sangat erat sehingga Guru Pathik mampu mengetahui di mana Aang
berada hanya dengan cara merasakan energi yang terkandung dalam diri Appa.
Dalam episode
"The Desert", saat kaum pengendali pasir mengaku bahwa mereka
telah menculik Appa, Aang menjadi sangat marah sehingga memasuki "keadaan
Avatar". Akhirnya, keganasan Aang dapat diredam oleh Katara. Dalam pelukan
hangat Katara, Aang menangis karena telah kehilangan Appa yang bagaikan belahan
jiwanya.
Tayangan dalam
episode ini memperlihatkan bahwa hubungan antara Aang dan Appa sangat erat. Dan
juga dalam episode "City of Walls and Secrets", ketika Tim Avatar
tiba di Ba Sing Se, Aang berkata, "Dia (Appa) ada di sini. Aku bisa
merasakannya."
Momo
Momo
dan Appa tampak memiliki hubungan persahabatan yang sangat erat. Seperti yang
terlihat dalam episode "Cave of Two Lovers", ketika Momo
menceritakan sebuah kisah kepada Appa, tampak jelas bahwa mereka mampu
berkomunikasi dengan semacam metode.
Momo
dan Appa memiliki ikatan persahabatan yang tampak tak terpatahkan, seperti yang
terlihat dalam episode, "The Tales of Ba Sing Se," dalam
sub-cerita "The Tale of Momo." Momo bermimpi bahwa dirinya dan
Appa sedang makan buah di bawah pohon besar, lalu petir membangunkannya dari
mimpi. Suara dari petir tersebut membuat Momo teringat akan raungan Appa.
Dengan
mengikat bulu Appa di lengannya, Momo meninggalkan rumah Aang untuk mencari
Appa. Di dalam kota Ba Sing Se, Momo bertemu dengan sekelompok hewan
"puma-kerdil" dan mereka mengajak Momo ke sebuah tempat di mana
terdapat jejak kaki yang amat besar. Jejak kaki tersebut memberi petunjuk bahwa
Appa pernah diculik di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar